Ketua Umum MADAS Sedarah Bantah Tuduhan Premanisme : Fitnah dan Pembohongan Publik
SURABAYA, CyberNusantaraNews
-Tuduhan yang menyebut Organisasi Masyarakat MADAS Sedarah sebagai ormas premanisme akhirnya ditanggapi tegas oleh Ketua Umum MADAS Sedarah.
Ia menyebut tudingan tersebut sebagai fitnah keji dan bentuk pembohongan publik yang sengaja dimainkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Ketua Umum MADAS Sedarah Bung Taufik menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya adalah wadah perjuangan sosial, budaya, dan hukum masyarakat Madura yang berlandaskan konstitusi serta menjunjung tinggi supremasi hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Tuduhan bahwa MADAS adalah ormas premanisme itu tidak benar dan sangat menyesatkan. Itu adalah pembohongan publik yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang punya kepentingan pribadi maupun politik,” tegasnya kepada awak media Sabtu, (3/1/26).
Ia menjelaskan, sejak berdiri, MADAS Sedarah konsisten bergerak dalam kegiatan sosial, advokasi hukum masyarakat kecil, pelestarian budaya Madura, serta penguatan persatuan bangsa.
Setiap kegiatan organisasi selalu dikedepankan melalui jalur hukum, dialog, dan pendekatan persuasif.
“Kami bukan organisasi jalanan, kami organisasi yang terdaftar resmi, memiliki struktur jelas, AD/ART, serta program kerja yang terukur dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bung Taufik MADAS Sedarah juga menyayangkan adanya pihak yang dengan sengaja membangun opini negatif guna merusak citra organisasi di mata publik.
Menurutnya, framing tersebut berpotensi memecah persatuan serta menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Jika ada oknum anggota yang melanggar hukum, silakan diproses sesuai aturan. Jangan kemudian membawa-bawa nama besar organisasi untuk kepentingan framing negatif,” katanya.
Ia memastikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap penyebaran fitnah dan siap menempuh jalur hukum bila tudingan tersebut terus disebarkan tanpa dasar yang jelas.
“Kami terbuka, transparan, dan siap membuktikan bahwa MADAS Sedarah adalah organisasi yang berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat Madura juga menyatakan dukungan terhadap MADAS Sedarah dan mengecam segala bentuk stigmatisasi terhadap ormas yang dinilai telah banyak berperan dalam membantu masyarakat kecil.
(asis)

