Samsat Sidoarjo:Kota Cek Fisik Gratis, Di Mutasi Keluar Dipalak 200 Ribu
CYBER NUSANTARA NEWS, SIDOARJO, _ – Pelayanan di Samsat Sidoarjo kembali jadi sorotan publik. Proses *cek fisik gratis*, tapi giliran masuk *Loket Mutasi Keluar* justru muncul pungutan liar.
Korban terbaru adalah awak media online *RADAR NUSANTARA POST*. Peristiwa terjadi pada *Jumat, 3/7/2026*.
Awalnya semua lancar. Petugas cek fisik dan verifikasi melayani dengan baik. Namun suasana berubah saat berkas masuk ke *Loket Mutasi Keluar*.
Awak media langsung diinterogasi. “Apa anda sering ke Samsat?” tanya petugas.
Setelah dijawab “tidak Bu”, petugas langsung menembak:
“*Ini seharusnya bayar Rp200.000 ribu mas*,” dengan alasan kendaraan bukan atas nama sendiri.
Demi proses cepat, awak media menyanggupi. “Ya tak bayar biar lancar.”
Tapi saat meminta bukti pembayaran resmi, jawabannya bikin kaget: *“tidak ada”*.
“Ini jelas Pungli. Dari awal tidak ada pengumuman biaya. Tiba-tiba minta 200 ribu. Minta bukti malah ketus,” ujar awak media kepada redaksi.
Ironisnya, kejadian ini terjadi di tengah *Program Polantas Menyapa* yang terus digaungkan. Di lapangan, *program itu diduga hanya wacana*. Petugas pelayanan justru semakin berani dengan *modus “paket biar cepat”*. Tidak hanya wartawan, wajib pajak biasa diduga lebih rentan jadi sasaran.
Seharusnya Samsat mempermudah urusan masyarakat. Bukan mempersulit dan memperlakukan pemohon seperti pelaku kejahatan.
Atas kejadian ini, awak media meminta *Bapak Kapolda Jawa Timur* dan *Institusi Polri* segera menindak tegas oknum petugas loket mutasi keluar Samsat Sidoarjo Kota.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Samsat Sidoarjo belum memberikan keterangan resmi. Redaksi memberikan ruang hak jawab seluas-luasnya sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang
Jurnalis isw89

