Anggota Kepolisian Polda Jatim Masih Terus Memburu Pembunuh Seorang ASN di Bangkalan yang Kabur ke Lintas Propinsi

 

SURABAYA, CyberNusantaraNews –Kepolisian Daerah Jawa Timur masih terus memburu Erlan (E), pelaku pembunuhan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Bangkalan, RYS (51), yang jenazahnya ditemukan di dalam mobil terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa hingga saat ini 5 (Lima) Tim kepolisian masih bergerak aktif di sejumlah wilayah guna melacak dan menangkap pelaku yang diduga kuat telah melarikan diri ke luar Jawa Timur.

“5 Tim masih bergerak di wilayah Jawa Tengah, Kalimantan, dan Sulawesi. Kami terus mengejar sampai saat ini,” ujar Jumhur kepada awak media, Minggu (9/8/2026).

Menurut Jumhur, pelaku diketahui telah memutuskan hubungan dengan teman-teman dan keluarganya, sehingga jejaknya sulit terendus dan tergolong sangat licin.

“Erlan ini sudah putus dari pertemanan dan persaudaraan. Dari keluarga pun ia sudah tidak dihiraukan lagi. Bahkan beberapa teman yang kami sentuh ternyata juga menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh yang bersangkutan,” jelasnya.

Meski demikian, AKBP Jumhur menegaskan bahwa tim gabungan dari Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo, yang diperkuat oleh Polda Jawa Tengah, Polda Kalimantan Timur, dan Polda Sulawesi, tetap berada di lapangan dan berkomitmen menangkap pelaku secepat mungkin.

“Inshaallah, tim masih di lapangan semua. Segera kami lakukan penangkapan,” tegasnya.

Kronologi Penemuan Jenazah

Sebelumnya, Polda Jatim telah memberikan bantuan penuh dalam penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap ASN asal Bangkalan, RYS, yang ditemukan tewas di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda.

Penemuan berawal dari seorang warga yang mencium bau busuk menyengat dari dalam mobil yang terparkir. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Petugas Satreskrim Polresta Sidoarjo bersama Tim Inafis segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sebelum jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong guna menjalani visum dan otopsi.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus melakukan pengejaran dan menghimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku,” Pungkasnya

(EdiC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *