Kecelakaan Maut di Kota Batu, Motor Pemudik Asal Surabaya Rem Blong di Jalur Klemuk, Sang Ayah Meninggal Dunia

 

Kota Batu, CyberNusantaraNews
-Seorang keluarga mengendarai motor matik bonceng empat mengalami kecelakaan di Jalur Klemuk, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu Rabu siang (25/3/26) sekitar pukul 12.42 WIB, Dalam kecelakaan tunggal itu 1 orang dinyatakan meninggal dunia, 2 luka ringan dan 1 orang luka cukup berat.

“Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu IPDA Agus Atang Wibowo mengatakan bahwa kecelakaan bermula saat Honda Beat bernopol L 6167 UA yang dikendarai Ari Wibowo (Ayah) warga Kota Surabaya melaju dari barat ke timur atau arah Kecamatan Pujon, Malang menuju Kota Batu Jawa Timur.

Ketika melalui jalur klemuk yang memiliki kontur menurun, pengendara diduga kehilangan kendali atas motornya akibat rem blong. Ari saat itu membonceng istrinya Rahayu dan 2 anaknya, Dhio Bintang Septian dan Nasyawa Aqeela Ramadhani.

“Motor melaju dengan kecepatan tinggi kemudian oleng ke sebelah kanan dan membentur tembok. Akibatnya pengemudi dan penumpang terpental,” ungkap IPDA Atang

Ari Wibowo, ayah yang mengendarai motor diketahui cedera cukup parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Sementara istrinya Rahayu dan anak perempuannya Nasyawa menderita luka ringan memar dan goresan.

“Sedangkan untuk anak laki-laki atas nama Dhio mengalami patah tulang pada kedua kaki. Korban saat ini sudah dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata untuk mendapatkan penanganan medis,” tandasnya.

Berikut daftar nama korban dan luka yang dialaminya:

1. Ari Wibowo (Ayah), pengendara motor yang meninggal seketika di TKP kecelakaan.

2. Rahayu (Ibu), luka ringan akibat lecet-lecet di tubuhnya.

3. Dhio Bintang Septian (12) (anak laki-laki) luka berat patah tulang kedua kaki.

4. Nasyawa Aqeela Ramadhani (anak perempuan) mengalami luka ringan.

Satu orang korban meninggal dunia merupakan pengemudi sepeda motor yang juga menjadi kepala keluarga tersebut, beralamat asal Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Kami kembali mengimbau kepada masyarakat, khususnya wisatawan, agar selalu memastikan kondisi rem dalam keadaan prima dan lebih waspada saat melintasi jalur alternatif tersebut, “Pungkasnya

(EdiC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *