Masuk Puncak Hujan, BMKG Ingatkan Masyarakat agar Waspadai Petir dan Angin Kencang
Pasuruan, CyberNusantaraNews
– Momen Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), rentan akan adanya cuaca ekstrem, Hujan yang mengguyur wilayah Prigen terutama wilayah Jawa Timur. BMKG mencatat, puncak hujan terjadi pada Desember-Januari. Puncak hujan ini, berpotensi adanya angin kencang dan petir. (23/12/2025).
“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Pasuruan, memprediksi adanya hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi adanya petir dan angin kencang saat momen tersebut.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. “Wilayah Pasuruan dan Probolinggo selama Nataru, berpotensi hujan dengan intensitas tinggi pada kategori sedang – lebat,” kata Ketua Tim Layanan Data dan Informasi Stasiun Geofisika Pasuruan, Suwarto.
Menurutnya, intensitas hujan tinggi, dipengaruhi musim penghujan yang sudah memasuki puncak. Puncak hujan sendiri, terjadi antara Desember hingga Januari.
Kondisi ini, berisiko terjadinya cuaca ekstrem. Mulai adanya petir hingga angina kencang.
Karena itu, kewaspadaan perlu dilakukan. “Khususnya pada siang dan sore hari,” bebernya.
Ia memperkirakan, curah hujan selama Nataru, diproyeksikan lebih dari 50 milimeter per hari atau 20 milimeter per jam.
Sementara kecepatan angin, bisa mencapai lebih dari 25 knots atau 45 kilometer per jam.
Hal ini, berisiko pula akan terjadinya puting beliung, dengan kecepatan angin berputar ini, lebih dari 35 knots atau 65 kilometer per jam.
“Untuk gelombang laut, ketinggian gelombangnya bisa lebih dari dua meter,” jelasnya.
(EdiC)

