LASKAR SUROBOYO DEKLARASIKAN KOMITMEN PENGABDIAN PADA HARI PAHLAWAN

 

Surabaya, CyberNusantaraNews
— Komunitas Arek Suroboyo Asli (ARSAS) akan menggelar _Deklarasi 1000 Laskar Suroboyo_ pada Selasa, 10 November 2026, pukul 13.00–17.00 WIB di Lapangan Thor (GOR Gelora Pancasila), Surabaya. Kegiatan ini diperkirakan diikuti sekitar 1.100 peserta, terdiri dari pemuda, pengemudi ojek daring, relawan, dan warga.

Deklarasi tersebut menjadi ajakan bagi generasi muda untuk meneruskan semangat Hari Pahlawan melalui pengabdian yang nyata, kepedulian sosial, serta ketaatan pada hukum. Laskar Suroboyo diharapkan tumbuh sebagai gerakan warga yang santun dan terbuka, ikut menjaga ketertiban lingkungan, mendampingi warga prasejahtera, membantu menyampaikan informasi tentang anak yang membutuhkan perhatian kesehatan kepada pihak berwenang, serta mengedukasi pemuda agar menjauhi narkoba dan kekerasan.

Rangkaian acara meliputi registrasi peserta, pembukaan, doa bersama, sambutan Ketua Umum ARSAS, pembacaan deklarasi, penampilan musik akustik kebangsaan, tanya jawab, dan pembagian doorprize untuk tanya jawab sesi kepada peserta.

Ketua Umum Komunitas ARSAS, _Herry Bimantara_, menyampaikan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari komitmen bersama untuk hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Semangat pahlawan tidak hanya dikenang lewat upacara dan kata-kata. Semangat itu hidup ketika kita berani peduli, menjaga persaudaraan, membantu warga yang membutuhkan, dan menyelesaikan persoalan dengan cara yang tertib serta sesuai hukum. Laskar Suroboyo ingin menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membuat Surabaya semakin aman, guyub, dan sejahtera.”

Herry juga menegaskan bahwa Laskar Suroboyo tidak dibentuk untuk menggantikan tugas aparat atau melakukan penindakan sendiri. Peran anggota diarahkan pada edukasi, pendampingan, kepedulian sosial, dan penyampaian laporan kepada instansi yang berwenang.

“Kami mengajak Pemerintah Kota Surabaya, aparat, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk membuka ruang kolaborasi. Dukungan dan arahan dari pemerintah akan membantu gerakan ini berjalan tepat, tertib, dan memberi manfaat. Kepada masyarakat Surabaya, mari mendukung dengan semangat persaudaraan—bukan karena seragam atau jumlah massa, tetapi karena komitmen kita menjaga kota dan membantu sesama.”

ARSAS berharap kegiatan ini menjadi titik awal kerja bersama yang berkelanjutan antara komunitas, pemerintah, aparat, dan masyarakat. Dukungan publik, menurut Herry, akan menjadi kekuatan bagi para relawan untuk menyalurkan semangat kepahlawanan melalui kegiatan positif dan pelayanan sosial.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *