Tanggapi Aksi Mahasiswa UGM Geruduk Pejabat Pemerintah, Sekjen DPP Madas Sedarah Buka Suara
YOGYAKARTA, Insiden penggerudukan acara diskusi yang dihadiri tiga pejabat kabinet pemerintahan oleh sejumlah mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapat respons dari berbagai elemen masyarakat. Menyikapi ketegangan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli (Madas) Sedarah turut menyampaikan pandangan keorganisasiannya terkait dinamika ruang publik saat ini.
Aksi mahasiswa yang memprotes sejumlah kebijakan strategis pemerintah tersebut sempat memicu situasi tidak kondusif hingga dilakukan evakuasi terhadap para pejabat negara dari lokasi acara.
Menanggapi peristiwa tersebut, Sekjen DPP Madas Sedarah menyatakan bahwa penyampaian aspirasi dan kritik oleh mahasiswa merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin konstitusi. Namun, pihaknya menekankan pentingnya menjaga situasi agar tetap kondusif, tertib, dan mengedepankan ruang dialog yang sehat tanpa konfrontasi fisik.”Kami memandang aspirasi adik-adik mahasiswa sebagai kontrol sosial yang penting bagi jalannya pemerintahan. Namun, kami juga mengimbau agar setiap aksi evaluasi kebijakan publik tetap dilakukan dengan kepala dingin, menjaga ketertiban umum, serta tidak menutup pintu komunikasi dua arah,” ujar Sekjen DPP Madas Sedarah saat memberikan keterangan, Rabu (17/6/2026).
Melalui momentum ini, DPP Madas Sedarah berkomitmen untuk terus konsisten mengawal stabilitas nasional, memperkuat sinergi kelembagaan, serta mengajak seluruh komponen bangsa untuk tetap bersatu menjaga keharmonisan sosial demi kemajuan bersama.

