Viral di Medsos Pencurian Fasilitas Umum Kursi Besi di Jalan Gubeng Surabaya, Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polrestabes Surabaya.
SURABAYA, CyberNusantaraNews
-Melalui Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur, akhirnya Membekuk pencuri besi sandaran kursi milik Pemkot Surabaya di Jalan Gubeng, Surabaya yang sempat viral di Media Sosial (Medsos). Pelaku Inisial IL, (29), warga yang tinggal di Jajartunggal, Wiyung, Surabaya.
“Dipimpin Oleh Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Raditya Herlambang mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya kawasan wilayah Jajartunggal Wiyung Surabaya, pada Selasa (12/5/26). Penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan hampir 2 pekan.
Pelaku IL ditangkap di rumahnya jalan Wiyung. Pengakuan mencuri besi sandaran kursi baru sekali itu,” ujar Pelaku IL pada awak Media, (13/5/26).
Meski mengaku baru sekali, Anggota Polisi Satresmob tak percaya begitu saja. dan Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengembangkan kemungkinan pelaku beraksi di tempat lain. Sebab di Surabaya, tidak hanya fasilitas umum sandaran kursi besi yang hilang. Namun ada juga beberapa kejadian pencurian besi saluran air yang hilang di beberapa titik jalan Kota Surabaya, “Dia bukan seorqng residivis. hasil Curian besi sandaran kursi larikan ke tempat jual beli besi tua dan Masih kita dalami,” tegas AKP Raditya H
“Kanit Resmob AKP Raditya H menyebutkan, selain mengamankan pelaku juga amanian Barang Bukti (BB) pakaian dan helm yang digunakan pelaku saat beraksi untuk mencuri sandaran kursi besi di Jalan Gubeng Surabaya.
Perlu diketahui sebelumnya Viral di Medsos, aksi pencurian sandaran kursi besi dilakukan IL menggunakan jaket warna hitam serta memakai helm hitam dan mengendarai motor matik warna putih Kamis pada 30 April kemarin.
“Aksi pelaku sempat dipergoki pengguna jalan lalu direkam menggunakan ponselnya dan videonya beredar luas di Medsos berbagai Aplikasi seperti WhatsApp, Tiktok dan lain sebagainya.
Pelaku saat itu dikejar pengguna jalan yang menggunakan mobil hingga ke arah Jalan Irian Barat (Irba), dan Saat ditegur ternyata pelaku benar membawa besi sandaran kursi di tangan kirinya. Bukannya berhenti mengembalikan besi sandaran kursi yang dicuri, pelaku justru putar balik dan kabur melarikan diri menghidari ketahuan lebih banyak orang.
Tak lama kemudian pengguna jalan, kembali ke lokasi awal. Pengguna jalan melihat kursi besi tinggal dudukan saja. Sementara sandaran kursi besi sudah tak kunjung kembali,
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pencurian tidak hanya menyasar barang bernilai tinggi, tetapi juga fasilitas umum yang seharusnya digunakan untuk kepentingan bersama. “Pungkas AKP Raditya, H
(EdiC)

